Senin, 02 April 2012

Aku ingin mengerti part VI

Aku ingin mengerti part VI
01/04/12
MM bersama Slamet Rahardjo; TVRI
Aku sendiri tak sadar kalau aku bertemu lagi dengan acara ini. Maksudku, sebelumnya juga suka nonton hanya saja aku lupa tayangnya dan mengapa aku seperti kebetulan memejit remot ke channel yang satu ini. Jamuannya sangat menakjubkan diriku akan adanya diriku saat ini. Aku dapat tahu dan mengetahui siapa Slamet Rahardjo, Eross Djarot, Arswendo Atmowiloto, HS. Dillon, Bambang Widianto. Terutama apiliasi mereka yang berapi-api bahwa semuanya menjurus kepada yang seharusnya dipedulikan dan bukan ditiadakan oleh ketidakhirauan masing-masing dari kita.
Masih ingat kita terhadap situasi dan kondisi sebagai jawaban dari kebijakan yang walaupun belum dinyatakan namun telah berimbas effect terhadap yang belum dinyatakan itu. Seperti gambaran di lapangan akan adanya demo, bukan hanya pihak aparat ataupun yang bermaksud akan berdemo bersiap-siap dengan menyiapkan segalanya tapi juga pihak yang tidak terlibat pun bersiap siaga akan adanya ‘sesuatu’ yang bakal terjadi. Salah satunya adalah tersumbatnya jalanan yang menyebabkan kemacetan yang teramat dari kebiasaan macet. Semua itu terjadi tidak lain dan tidak bukan adalah BBM (Bom Bomerang Masyarakat). Mungkin maksud BBM tersebut sudah kita kenali secara lebi real. Oleh karena itu tidak usa diusut lebi jau lagi sebelum semuanya berakhir terlalu jau.
Kehendak, keinginan, kemauan dan bertele-tele tentang rasa yang setidaknya selalu ingin dicape, itulah ritme-ritme yang juga dikumandangkan oleh orang-orang yang baik dan arif seperti mereka itu. Mereka berbicara seperti alunan lagu yang memabukkan buatku, aku sangat menikmati diskusi diantara mereka sehingga tak tersadar bahwa diriku pun ingin langsung menuliskannya seperti ini. Lihat apa yang aku dengar dan sekarang aku ingin mempertajam rasaku terhadap ritme-ritme yang berkumandang dalam kalbuku dari mereka yang tetap kokoh membela mereka yang patut dibela.
Seandainya Negara ini tak berkepala; maksudnya tanpa Pres RI maka aku dengan senang hati kalau mereka menjadi bagian-bagian yang memprogramkan Negara kepada sesuatu yang tepat untuk diwujudkan di balik wujud-wujud lainnya karena dibalik wujud itu ada wujud lagi dan begitu seterusnya. Namun, setidaknya ada satu diantara satu dan satu lainnya yang berwujud di masyarakat. bukankah semuanya juga untuk kesejahteraan masyarakat? dan mereka lebih paham apa dan bagaimana seharusnya masyarakat INA itu diberlakukan secara keseluruhan menurutku.
Namun, bukan bearti aku menginginkan. Sekali lagi kita adalah Negara hukum yang berpatok pada Undang-Undang bahwa adanya suatu Negara adalah memiliki kepala pemerintahan. Berterima kasih lah kepada mereka yang telah menjadi bagian yang bergelut dalam pemerintahan yang semuanya dipilih oleh masyarakat terutama yang telah mengabdikan seluruh jiwa, raga dan hidupnya untuk kepentingan masyarakat. terima kasih bapak dan ibu ku.
Congclution about the true purpose are tahu dengan sadar, oleh karena melakukan bukan tahu dengan rasional yang pasti ada ujung untuk kepentingan/interest.
Slamet Rahardjo adalah seorang presenter yang pandai dan kreatif. I like him
Eross Djarot dan Aswendo Atmowiloto, mereka adalah budayawan yang bukan dibudayakan.
Bambang Widianto adalah ahli eksekutif TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan)
HS Dillon adalah utusan khusus Pres RI untuk penanggulangan Kemiskinan

They are the biggest men to be a get great moment to movement in our country … I guest it’s good idea to grow the truly life …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar